Aku berfikkir
Tak mungkin diri ini menggapai ingin yang hendak ku raih.
sketsa buram kian menjadi abstrak bagai lembayung di ujung senja yg tmaram.
Rasa ini ingin menepi terbaring sunyi tanpa mimpi.
Pada malam ku berkata
Merangkai kata ungkapkan rasa
Sejumput resah yang ku bawa dari taut ke taut
Terombang ambing tida labuhan
Mungkinkah
Layar ini kan mengatup
Di tembatan sauh pelayaran luas hidup ini.
Lelah ku berdiri berharap sepi terbiaskan.
Letih ku mencari
Langkahkan hati tanpa tujuan
Adakah cintakan mengerti
Kehendak hati yang saat ini ku guratkan
KU TUNGGU KAU DI PLABUHAN
http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2012/02/07/tunggu-aku/
Terombang ambing tida labuhan
Mungkinkah
Layar ini kan mengatup
Di tembatan sauh pelayaran luas hidup ini.
Lelah ku berdiri berharap sepi terbiaskan.
Letih ku mencari
Langkahkan hati tanpa tujuan
Adakah cintakan mengerti
Kehendak hati yang saat ini ku guratkan
KU TUNGGU KAU DI PLABUHAN
http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2012/02/07/tunggu-aku/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar